Peras Perangkat Desa Rp 25 Juta, Oknum Wartawan di Sinjai Diringkus Polisi

185
0
oknum wartawan peras perangkat desa di Sinjai
Press realease Polres Sinjai - Oknum wartawan diduga peras salah satu perangkat desa di Kabupaten Sinjai, Selasa (23/6/2020)

Liputan Desa – Oknum wartawan berinisial AA yang diduga melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap perangkat desa di Desa Bongki Lengkese Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai Sulawesi selatan diringkus polisi, Selasa (23/6/2020)

Pasalnya AA mengancam Sekretaris Desa Lengkese bernama Muhammad Rusli akan mempublikasikan tentang penggunaan anggaran dana desa apabila tidak menyiapkan sejumlah uang Rp.25.000.000 untuk dirinya.

| Baca Juga : 4 Wartawan Gadungan Peras Kades Rp 10 Juta Ditangkap Polisi, Ini Modusnya

Rusli kemudian melaporkan ke Polisi atas tindakan oknum wartawan ini yang dinilai memalukan pemerasan dan pengancaman dengan LP / 101/VI/2020/SPKT/Res Sinjai, tanggal 22 Juni 2020, Selasa 23/6/2020.

Menindaklanjuti laporan, Tim Saber Polres Sinjai melakukan penyamaran dan bertindak sebagai salah satu perangkat desa Lengkese.

Hal ini diungkapkan Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si dalam press releasenya via streaming pada Selasa (23/6/2020) siang.

“Kronologis kejadian yang mana mulanya tim saber pungli Kabupaten Sinjai mendapat informasi dari masyarakat tentang pengancaman dan pemerasan terhadap perangkat Desa Bongki Lengkese Kecamatan Sinjai Timur, sehingga tim saber pungli Kabupaten Sinjai melakukan penyamaran sebagai Perangkat Desa bertempat di jalan Kelapa, Kelurahan Balangnipa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai, yang dipimpin Kanit Tipidkor Polres Sinjai Ipda Sangkala, SH, dimana pada saat kejadian sementara berbicara dengan korban Muhammad Rusli / Sekdes Bongki Lengkese, menyerahkan uang sejumlah Rp 25 juta dan kemudian pelaku langsung diamankan dengan barang buktinya,” ungkapnya.

| Baca Juga : Oknum Kades Diduga Video Call Mesum Dengan Istri Orang

Lebih lanjut, Kapolres Sinjai menjelaskan “Adapun modus operandi pelaku mengancam korban akan mengekspose berita melalui media online tentang penggunaan anggaran Desa Bongki Lengkese, apabila tidak menyiapkan sejumlah uang Rp 25 juta,”. tambah Iwan.

Dalam penangkapan itu, polisi berhasil menyita uang pecahan Rp. 50.000 berjumlah Rp 25 juta, 2 Unit Handpone, 2 buah kartu identitas anggota / ID card pers dan 3 buah stempel

Atas perbuatan yang diduga dilakukan tersangka AA, dijerat dengan pasal 368, 369 dan 378 KUH.Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 (sembilan) tahun. (*Tim LiputanDesa.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here