Kisruh Bansos Covid-19, Kantor Desa Disegel Warga

273
0
Kantor desa Disegel Warga
Kapolsek Lengayang Iptu Beni Hari melihat pintu kantor wali nagari Kambang Utara, Pesisir Selatan yang disegel warga, Sabtu (9/5/2020)

Liputan desa – Kisruh Bantua Sosial (Bansos) ditengah pendemi covid-19 atau sering disebut dengan Pembagian bantuan Jaminan Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 di Desa Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan berujung pengelan kantor desa.

Kantor desa Disegel Warga
Kapolsek Lengayang Iptu Beni Hari melihat pintu kantor wali nagari Kambang Utara, Pesisir Selatan yang disegel warga, Sabtu (9/5/2020)

Peristiwa penyegelan pintu kantor desa tampak tertulis “Jangan Dibuka” terjadi pada Sabtu (9/5/2020) sekitar 10.00 WIB.

“Benar kita sudah menerima laporan soal penyegelan kantor wali nagari oleh warga,” kata Kapolsek Lengayang, Iptu Beni Hari kepada Kompas.com, Sabtu.

Beni menyebutkan peristiwa itu diduga terjadi karena ketidakpuasan warga terhadap penyaluran bantuan sosial JPS dari Provinsi Sumatera Barat.

Warga menilai penerima bansos tersebut banyak dari orang yang tidak berhak seperti pegawai negeri sipil.

“Sementara warga mengaku banyak yang miskin tidak menerima. Tentu semua ini harus diselesaikan,” kata Beni.

Beni memberikan waktu kepada warga selama 24 jam untuk bermusyawarah dan membuka pintu kantor wali nagari.

“Ini aset negara dan mereka juga banyak yang berurusan di kantor ini. Kita minta dalam 24 jam dibuka kembali,

” jelas Beni. Jika belum dibuka, Beni tidak segan-segan mengambil tindakan hukum sebab ada unsur pidana bagi pelakunya. “Kita persuasif dulu. Jika tidak maka bisa dibawa ke ranah hukum,” tegas Beni kepada kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here