Kecewa Terhadap Pemerintah,Puluhan Warga Jalan Bakri Bantaeng Tutup Jalan Raya

3115
0
Puluhan Warga Jalan Bakri berkumpul di tengah jalan menuntut perhatian Pemerintah terhadap warga yang terkena Banjir
Puluhan Warga Jalan Bakri berkumpul di tengah jalan menuntut perhatian Pemerintah terhadap warga yang terkena Banjir

Bantaeng, Liputandesa.com– Merasa tidak dipedulikan oleh pemerintah Puluhan warga jalan bakri kelurahan Bonto Rita Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng yang menjadi korban banjir bandang melakukan aksi tutup jalan. Minggu (14/6/20)

Warga Kecewa terhadap pemerintah yang menganggap pilih kasih dalam memberikan bantuan korban banjir bandang.

Menurut salah satu warga jalan bakri yang hancur rumahnya diterjan banjir Ibu Syamsiah (55) dihadapan awak media mengatakan, kami sangat kecewa dan merasa tidak dipedulikan oleh pemerintah, sejak banjir bandang menghancurkan rumah saya dan rumah warga lainnya disini, pemerintah tidak pernah datang kesini untuk melihat kami, bahkan bantuan hanya lewat saja masuk di kampung Kayangan.

Lanjut ditambahkan, Pemerintah harusnya adil dalam memberikan bantuan, karena bukan saja kampung Kayangan yang terkena banjir, tapi kami yang kehilangan rumah sama sekali tidak dipedulikan.

Hal serupa juga diungkapkan Daeng Lau (50) dirinya menutup jalanan bersama warga lainnya karena kecewa dengan pemerintah yang tidak mempedulikan nasib warga Jalan Bakri.

“Kami sangat kecewa dengan Bupati Bantaeng, Sampai hari ini beliau tidak pernah muncul disini, Bantuan yang dikirim hanya dibagikan di kampung Kayangan, sementara disini ratusan rumah warga hancur dan bahkan banyak tertimbung sampah sama sekali tidak dipedulikan, olehnya itu kami akan tutup jalanan ini”. Kata Daeng Lau

Dari penulusuran tim Liputan Desa, Ratusan Rumah warga di Jalan Bakri Kelurahan Bonto Rita hancur dan beberapa warga terpaksa mengungsi di rumah kerabatnya karena rumah tempat tinggalnya tidak bisa lagi ditempati akibat hantaman banjir bandang pada hari jumat 12 juni 2020 yang lalu.

Ibu Syamsiah yang tinggal bertiga dengan Anak dan cucunya akhirnya harus mengungsi dirumah kerabatnya karena rumah yang ditempati selama ini hancur oleh hantaman Banjir.

Dirinya pun berharap agar pemerintah segera membantu, agar rumahnya bisa kembali di tempati.

Sementara hingga berita ini diturunkan, Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin yang berusaha di hubungi lewat telpon tidak bisa tembus untuk di konfirmasi.

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here