Kabar Gembira, Warga Bantaeng Sudah Bisa Melaksanakan Pesta Hajatan Dengan Iringan Musik Elekton

676
0
SCN Bantaeng
Foto Bersama Perwakilan Seniman Musik Kabupaten Bantaeng dan Pejabat Pemkab Bantaeng serta Aparat Kepolisian dari Polres Bantaeng setelah dilakukan Audiensi di Media Center Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantaeng

Liputandesa.com – Ketua DPD SCN Bantaeng Rusdi,B.S.Pd bersama beberapa anggota seniman lainnya menghadiri undangan Audiensi dengan Aparat Kepolisian dan Pemkab Bantaeng di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan Covid-19 atau biasa disebut Posko Induk, Jl. Ratulangi Kelurahan Lembang Bantaeng. Jumat (26/6/20)

Sebelumnya para seniman berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati dan DPRD Kabupaten Bantaeng untuk menuntut kebebasan terbatas dalam melaksanakan aktivitas warga khususnya dalam kegiatan pesta hajatan dengan iringan elekton.

Aksi unjuk rasa batal berkat peran Kapolres Bantaeng melalui Kasat Intel AKP. Saharuddin,SH yang berhasil memediasi untuk mempertemukan antara Perwakilan Seniman dengan Pihak Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD SCN Bantaeng, Rusdi mengungkapkan kegelisahan hati para seniman musik di kabupaten bantaeng yang selama ini merasa kehilangan mata pencaharian oleh karena adanya himbauan pemerintah untuk tidak melaksanakan kegiatan yang dapat mengundang orang berkumpul.

Foto Pelaksanaan Audiensi Antara Seniman Musik dan Pemkab Bantaeng

“Bisnis hiburan yang selama ini menjadi tumpuan para pelaku seni, terutama hiburan panggung hajatan, baik musik dangdut, Pop, maupun tradisional kini lumpuh total.Mereka Para seniman banyak kehilangan Job sebab orderan manggung dibatalkan oleh adanya himbauan pemerintah dan pelaksanaan protokolor kesehatan yang mematikan sumber pendapatan para pelaku seni’. Kata Rusdi

Lanjut ditambahkan, Mengingat Kabupaten Bantaeng berada pada status Zona Hijau, dan NKRI berada pada masa New Normal seperti yang di sampaikan pemerintah pusat maupun daerah, maka sudah sepatutnya Pemerintah memberikan kebijakan, kebebasan terbatas terhadap warga dalam beraktivitas guna mencari nafkah untuk kebutuhan hidup keluarga.

Hilangnya pekerjaan sebagai tumpuan hidup para seniman musik, baik pemilik elekton, Penyanyi dari panggung ke panggung atas kebijakan pemerintah yang melarang adanya pesta hajatan yang diiringi musik elekton adalah sebuah kekeliuran besar yang dengan terang terangan mematikan mata pancaharian para pelaku seniman, sementara  pasar maupun tempat perbelanjaan yang selama ini begitu ramai dikunjungi warga justru tidak ditindaki.

Atas Dasar itu, Kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk memberikan ruang kepada Seniman Musik maupun pengusaha hiburan di Kabupaten Bantaeng  agar mereka semua bisa kembali beraktivitas dan guna mencari nafkah lewat profesi yang digeluti selama ini.

Disamping pemerintah memberikan kebebasan beraktivitas khususnya dalam melaksanakan pesta hajatan dengan iringan musik elekton kami pun akan tetap memperhatikan protokolor kesehatan salah satunya adalah meminta pemilik hajatan untuk menyiapkan tempat Cuci tangan, Pakai Masker dan meminta pihak pemerintah untuk menghadirkan relawan covid-19 untuk melakukan minimal pemeriksaan suhu badan . Tambah Rusdi

Penyampaian Aspirasi Para seniman yang di sampaikan oleh Rusdi dalam Audiensi disambut baik oleh Bupati Bantaeng yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Bapak Hartawan,SH.MH dan Wakil Ketua DPRD Bantaeng Muhammad Ridwan Serta Kadis Kesehatan Kabupaten Bantaeng Dr. Andi Ihsan,M.Kes.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng Dr. Andi Ihsan, M.Kes mengungkapkan bahwa pihaknya sangat Memahami keresahan teman teman seniman, olehnya itu dirinya pun sudah menyusun draf protokolor kesehatan yang baru dalam pelaksanaan aktivitas keseharian warga, salah satunya adalah tehnis pelaksanaan kegiatan hajatan yang diiringi musik elekton.

“Pemerintah Kabupaten Bantaeng sangat terbuka dan sangat senang ketika ada masukan dari masyarakat, saya pun berterima kasih banyak kepada Ketua DPD SCN Bantaeng yang menerima tawaran kami agar tidak melakukan aksi demonstrasi dan cukup kita lakukan audiensi di tempat ini guna mencari solusi atas keresahan yang dialami teman teman seniman dan masyarakat bantaeng pada umumnya”. Kata Dr.Andi Ihsan

Ditambahkan lagi, Perlu kami sampaikan bahwa apa yang di tuntut oleh teman teman seniman sudah kami diskusikan dengan pihak terkait dan sudah dibuatkan draf tehnis pelaksanaan kebebasan terbatas bagi warga, termasuk salah satunya adalah tehnis pelaksanaan kegiatan Hajatan dengan iringan Musik Elekton yang tidak mengesampingkan keselamatan bersama, karena sudah menjadi tanggung jawab kami untuk melindungi seluruh warga masyarakat bantaeng dari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Olehnya itu, apa yang disampaikan Ketua SCN Bantaeng sangat kami respon dan kami terima dengan baik dan InsyaAllah dalam waktu dekat ini, Draf yang kami buat akan segera kami paparkan dihadapan Forkopimda untuk selanjutnya kami serahkan kepada bapak Bupati Bantaeng untuk ditanda tangani. Tutup Andi Ihsan

Sementara Kasat Intel Polres Bantaeng AKP. Saharuddin,SH yang mewakili Kapolres Bantaeng mengucapkan, Terima kasih kepada Ketua DPD SCN Bantaeng dan Teman Teman dari The Keys atas kerjasamanya dan mau diajak untuk berkordinasi dengam baik, sehingga disepakati untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa, karena dengan cara seperti ini justru lebih bagus karena segala permasalahan bisa kita diskusikan untuk mendapatkan hasil yang baik.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Ketua DPD SCN Bantaeng dan Teman Teman dari The Keys atas kerjasamanya dan mau diajak untuk berkordinasi dengan baik, sehingga disepakati untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa, karena dengan cara seperti ini justru lebih bagus karena segala permasalahan bisa kita diskusikan dengan pihak terkait untuk mendapatkan hasil yang baik”. Kata AKP. Saharuddin,SH

Lanjut ditambahkan, saya berharap masyarakat tetap memperhatikan protokolor kesehatan, terkait tehnis protokolor itu tentu pak Kadis kesehatan yang punya wewenang untuk membuatnya agar kita semua, disamping bisa melaksanakan aktivitas keseharian kita juga menjaga kesehatan diri maupun orang lain”. Tambahnya

Audiensi antara Seniman Musik dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng berlangsung selama kurang lebih 2 jam, dan menghasilkan kesepakatan untuk memberikan ruang bagi warga untuk melaksanakan Kegiatan berupa Pesta Pernikahan, Pengislaman dan hajatan lainnya dengan iringan Musik Elekton tanpa mengesampingkan protokolor kesehatan.

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here