BLT-DD Diperpanjang Menjadi 6 Bulan, Ini Rinciannya

Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD) diperpanjang menjadi 6 bulan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawatidari

263
0
BLT-DD Diperpanjang menjadi 6 bulan

Liputan Desa – Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-DD) diperpanjang oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawatidari dari tiga bulan menjadi enam bulan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti pun menjelaskan, dengan perpanjangan masa penyaluran tersebut maka pemerintah juga menambah besaran BLT menjadi Rp 2,7 juta per KPM, dari yang sebelumnya Rp 1,8 juta per KPM.

“Sehingga total anggaran untuk BLT Desa meningkat dari Rp 21,19 triliun menjadi Rp 31,79 triliun,” kata Astera dalam keterangannya kepada wartawan pada Jumat (22/5/2020) lalu.

Lebih rinci Astera menjelaskan, pada tiga bulan pertama, KPM akan mendapatkan BLT sebesar Rp 600.000 per bulan, sementara tiga bulan berikutnya sebesar Rp 300.000 per bulan.

Sistem Pencairan Dana Desa

Selain itu, Pemerintah pun mendesain ulang sistem pencairan Dana Desa. Pemerintah pusat memberikan relaksasi dalam persyaratan penyaluran Dana Desa Tahap I dan Tahap II, yaitu mengalihkan persyaratan Peraturan Desa mengenai APBDes sebagai persyaratan penyaluran Dana Desa tahap I menjadi persyaratan penyaluran tahap III.

Pencairan dana desa untuk BLT-DD

Akibatnya persyaratan penyaluran Dana Desa Tahap I akan lebih sederhana, yaitu hanya Perbup/walikota tentang penetapan rincian Dana Desa atau keputusan bupati/walikota mengenai penetapan rincian Dana Desa dan Surat Kuasa Pemindahbukuan.

Adapun persyaratan penyaluran Dana Desa tahap II berupa laporan realisasi penyerapan dan capaian keluaran Dana Desa tahun anggaran dialihkan menjadi persyaratan penyaluran Dana Desa tahap III, sehingga penyaluran Dana Desa tahap II menjadi tanpa persyaratan.

Penyaluran Dana Desa Tahap I dan Tahap II masing-masing dilakukan dalam tiga kali penyaluran, yaitu 15 persen, 15 persen dan 10 persen.

Penyaluran Dana Desa tahun 2020 mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun 2019 dimana hingga 30 April 2020, penyaluran Dana Desa telah terealisasi sebesar Rp 20,99 triliun atau 29,48 persen dari pagu alokasi.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 195,95 persen (yoy). Sementara itu, penetapan PMK 50/PMK.07/2020 diharapkan semakin mempercepat penyaluran Dana Desa.

Penyaluran Dana Desa pada bulan Mei diperkirakan sebesar Rp 11,67 triliun sehingga sampai dengan akhir Mei penyaluran Dana Desa dapat mencapai Rp 31,96 triliun, atau sama dengan 44,9 persen dari pagu Dana Desa.

Selanjutnya, pada akhir Juni penyaluran Desa diperkiran sudah mencapai Rp 42,64 triliun atau sama dengan 59,9 persen dari pagu Dana Desa. Dengan demikian, pada semester I tahun 2020 penyaluran Dana Desa dapat melebihi 50 persen pagu Dana Desa.

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here